Daftar Harga Biaya Umroh Umroh Romadon 2019 Umroh Romadon 2019 - Plaza Biaya Umroh
Menu

Umroh Romadon 2019

Pengalaman umroh backpacker ramadhan 2015


Assalamualaikum wr. Wb.


Alhamdulillah sudah dua bulan sejak kembali ke tanah air, kemarin atas ijin & rahmat Allah SWT kami rombongan berjumlah 12 orang berangkat ke tanah suci Makkah untuk umroh. Sebuah pengalaman spiritual yg sangat mengesankan & penuh kenangan.

Sepantasnya kita bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yg sudah diberikan kepada kita sekalian, nikmat iman dan kesempatan. Inilah sepenggal kisah perjalanan kami menuju Baitullah menggunakan biaya  yg sangat "tidak wajar".

Awal mulanya saat kami sedang dalam sebuah proyek mini   pemasangan cctv di sebuah rumah klien kami, kebetulan dia merupakan pengurus bepergian ibadah haji & umroh pada lombok. Saat itu kami melihat beberapa jamaah sedang mengikuti manasik umroh, akhirnya saya bertanya pada sang empunya rumah, kira kira terdapat nir paket umroh yang murah di bulan Ramadhan. Dengan impulsif beliau menjawad bahwa ada acara umroh 1 bulan penuh dengan biaya  sekitar 950 USD, (Rp. 14.000.000) nir termasuk makan & hotel hanya disiapkan 1 kamar buat 8 orang buat memberikan barang saja. Saya waktu itu eksklusif kaget & wah ini sangat menarik, kemudian saya infokan ke teman tentang hal tadi.

Singkat istilah kami pun mendaftar buat paket tersebut & memberitahukan kepada beberapa sahabat yang ingin ikut umroh. Tahapan pertama kami diminta buat menciptakan passpor & suntik imunisasi miningitis, kami segera ke imigrasi buat urus Passpor, prosesnya sekitar 2 minggu passpor sudah siap (biaya  350.000). Kemudian injeksi vaksin miningitis 1 hari pribadi jadi porto 150.000 & pada tiga minggu seluruh dah jadi... Passpor dan vaksin.

Hari berikutnya kami ke tempat tinggal   pemilik travel menanyakan gimana status permohonan kami buat umroh ternyata jawabannya mengecewakan karena kuotanya telah penuh buat bulan ramadhan.
Dengan perasaan kecewa kami pulang ke tempat kerja dan mencaritau beberapa agent yang bisa mengupayakan umroh ramadhan dengan harga terjangkau.

Kami bisa isu bahwa terdapat yg sanggup memberangkatkan dengan porto yang nisbi murah dengan fasilitas yang lebih lengkap. Akhirnya kami menghubungi agent tersebut & kami pun diberitahukan terdapat kuota umroh nya. Kami mendaftar menggunakan porto pendaftaran  lima juta buat pengurusan visa, sehabis Visa MOfa kami diminta buat melunasi pembayaran dengan total sekitar 21 juta rupiah dengan kurs 13rb per dolar.

Bismillah ... Kami lunasi semuanya... Sembari menunggu visa kami hingga di lombok kami harap harap cemas lantaran sempat beredar keterangan pada televisi bahwa beberapa rombongan umroh tertunda dan terlantar pada beberapa bandara.

Alhamdulillah satu hari sebelum embarkasi Visa kami hingga pada Lombok.
Kami sangat bersyukur akan mampu melaksanakan ibadah umroh ramadhan ini. Esok harinya kami berangkat menuju Bandara International Lombok (BIL). Dengan pesawat Air Asia kami akan memulai perjalanan dari BIL ke Kuala Lumpur Malaysia.

Penerbangan berjalan mulus, nir ada delay dan mendarat dengan selamat pada bandara KLIA 2 Malaysia. Proses Bagasi kami pula sangat cepat & bisa keliling kota Kuala Lumpur beberapa jam, (baca pengalaman berbuka puasa di Masjid Jamek Kuala Lumpur).

Pukul dua.30 ketika kuala lumpur kami bertolak ke Jeddah menggunakan Pesawat Airbus A330 yg memakan waktu hampir 8 jam.

Penerbangan AirAsia termasuk yang kelas Ekonomi sehingga nir terdapat fasilitas entertainment di dalam pesawat misalnya, TV, Music, Headphone, Selimut (harus sewa 10 ringgit). Tetapi tetap nyaman buat kelas backpacker...

Pukul 06.45 ketika Jeddah kami mendarat dengan mulus dan masuk ke area airport buat pemeriksaan dokumen. Prosesnya tidak mengecewakan usang kurang lebih 3 jam baru sanggup keluar airport.
Di luar kami sudah di tunggu oleh driver yg akan mengantar ke Madinah Al Munawwarah.

Alhamdulillah hotel kami dekat sekali menggunakan masjid Nabawi sehingga sangat memudahkan jika ingin ke masjid. Cuaca yg cukup panas tidak menyurutkan semangat kami buat memperbanyak ibadah di Madinah.

Selama tiga hari kami tinggal di Madinah & memperbanyak ibadah dan satu hari kami berkunjung ke jabal uhud, masjid quba, masjid khandak, masjid qiblatain. Hari ke 3 kami berangkat menuju Makkah, kami melewati masjid miqot di dzulkhulaifah buat merogoh miqot. Kemudian kami berniat umrah dan mengenakan kain ihram. Bepergian dari madinah ke makkah lebih kurang 4 jam nonstop menggunakan bus. 

Selama bepergian selesainya mengenakan kain ihram kita tidak diperbolehkan berkata kotor, saling berbantah bantah, menutup ketua, bercadar, atau membunuh binatang di tanah haram...

Share This


Previous Post
Next Post
budi